BeritaHAMKAPengabdian

Mahasiswa Pendidikan Kimia selenggaran Pengabdian Pada Masyarakat di Kampung Pasir Angin

Mahasiswa merupakan sosok penerus bangsa, oleh karena itu sosok mahasiswa yang bermoral, berpendidikan dan beriman sangat diperlukan. Mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai teori ilmu yang disampaikan di kelas tetapi mampu mengaplikasikan pendidikan perilaku dimasyarakat untuk kepentingan umum. Apapun bidang ilmu yang sedang ditempuh, pada akhirnya mereka harus terbiasa berinteraksi dengan masyarakat.

Mahasiswa selalu disebut-sebut sebagai penerus bangsa. Oleh karena itu demi terwujudnya bangsa yang maju, mahasiswa pendidikan kimia UIN Sunan Gunung Djati Bandung telah melaksakan suatu kegiatan pengabdian masyarakat pada tanggal 5-8 bulan juli 2018 yang bertepat di Kp. Pasir Angin RT 02 RW 05 Desa Cilengkrang Kecamatan Cilengkrang Kota Bandung.

Pengabdian Pada masyarakat ini merupakan kali pertama yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Kimia (HAMKA) dengan bantuan beberapa elmen terutama bidang Kerjasama penelitian pengabdian pada masyarakat (KPPM) dan Penegakan Kode Etik dan Akhlakul Kharimah (PKEAK) serta seluruh pengurus HAMKA juga jajaran dosen yang ikut menjadi narasumber dikegiatan tersebut dan yang paling penting ialah masyarakat kp.pasir angin yang dengan senang hati menyambut kedatangan mahasiswa pendidikan kimia.

Dengan mengusung tema “Semangat mengabdi untuk kemajuan” Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi pada masyarakat sekitar. Antusiasme masyarakat kentara betul, terlihat dari izin yang diberikan oleh para orang tua kepada anaknya untuk ikut serta dalam rangkaian acaar. Banyak kegiatan yang melibatkan anak-anak hingga remaja, dengan tujuan menanamkan semangat ikut serta dalam kemajuan bangsa. Berbagai perlombaan turut memeriahkan acara. Anak usia sekolah dasar berbondong-bondong untuk mendaftarkan diri dalam perlombaan yang disediakan seperti lomba adzan, busana muslim dan acak kata mengenai pengetahuan islam.

[metaslider id=”676″]

Dokumentasi Kegiatan P2M

Para orang tua tak hanya memberikan izin, mereka juga turut ikut andil dalam memeriahkan acara. Mahasiswa memberikan wadah pada masyarakat umum terutama orang tua dalam kegiatan seminar yang berisi kimia lingkungan yaitu mengenai daur ulang sampah dan mengenai kimia bahan makanan yaitu perihal manfaat kefir dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai pertanyaan disampaikan pada narasumber. Ini menandakan bahwa masyarakat membutuhkan ilmu-ilmu baru yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari bahkan bisa meningkatkan perekonomian keluarga. “Terimakasih pada mahasiswa uin bandung yang telah memberi kesempatan pada masyarakat untuk turut serta dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan hendaknya tali silaturahmi ini terus berlanjut tidak hanya sampai disini” ujar ketua RW setempat saat sambutan penutupan rangkaian kegiatan.

Pembenahan keadaan di lapangan menuntut perhatian semua pihak baik pemerintah sebagai penyelenggara pendidikan maupun masyarakat itu sendiri.  Hendaknya hal ini dapat di perhatikan oleh berbagai elmen mengingat banyak sekali manfaat yang bisa digali dalam kegiatan ini. Mahasiswa selalu menjadi sorotan utama diberbagai kalangan, kegiatan pengabdian pada masyarakat ini merupakan langkah awal dari pembenahan bangsa dari keterpurukan.

 

Penulis : Salsa Virginia (Mahasiswi Pendidikan Kimia)

Editor : Rd. Ismail Hakim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *