Berita

Gelar Kuliah Umum, Prodi Pendidikan Kimia UIN SGD Bandung Ulas Tata Cara Penulisan Skripsi

Seperti yang diketahui bahwa skripsi merupakan salah satu tugas akhir sebagai  syarat kelulusan mahasiswa dijenjang pendidikan strata satu (S1). Namun, ternyata pada praktiknya banyak mahasiswa yang kebingungan dengan sistem yang terus berubah setiap periodenya terutama dalam penulisan skripsi. Oleh karena itu Program Studi Pendidikan Kimia telah mengadakan kuliah umum pada Kamis (5/03) bertempat di aula gedung C kampus II UIN Sunang Gunung Djati Bandung dengan tujuan memberikan informasi mengenai sistem penyusuan tugas akhir. Kuliah umum ini dilaksanakan khusus bagi mahasiswa tingkat empat semester genap tahun ajaran 2019/2020 yang sudah berada dalam fase menggarap tugas akhir.

Acara ini dihadiri dan diisi langsung oleh Ketua Program Studi Pendidikan Kimia beserta jajaran dosen pendidikan kimia, dibuka oleh Ferli Septi Irwansyah selaku moderator dan  Dosen Pendidikan Kimia. Materi utama disampaikan oleh Ida Farida selaku Ketua Program Studi Pendidikan Kimia.

Dok. Penyampaian materi oleh ketua program studi pendidikan kimia.

Materi yang disampaikan meliputi tata cara bimbingan skripsi, syarat ujian munaqosah serta tata cara dalam penulisan skripsi. Materi pertama mengenai tata cara bimbingan, Ida menekankan untuk cepat membuat perencanaan setelah ujian proposal dilaksanakan. “Segera hubungi dosen pembimbing dan ikuti intruksi dosen pembimbing” tegas Ida. Pemaparan materi selanjutnya disampaikan Ida mengenai syarat ujian munaqosah yang meliputi test kemampuan Bahasa Inggris (minimal skor 400-450), test kemampuan Bahasa Arab, IPK minimal 2,7 , lulus ujian komprehensif, telah melaksanakan bimbingan skripsi minimal 8 kali, skripsi telah disetujui oleh pembimbing I dan II serta lulus dalam similarity minimal 25% (cek turnitin).

Dok. Suasana kuliah umum di aula gedung C, kamis (5/03).

Materi terakhir disampaikan mengenai tata cara penulisan skripsi yang mengacu pada buku Pedoman Penulisan Skripsi, Tesis, dan Disertasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang telah ditetapkan pada tahun 2019. Selain itu Ida juga menyampaikan bahwa “Pertimbangan keputusan khusus untuk instrumen sudah boleh divalidasi atau belum cukup persetujuan pembimbing I. Sementara untuk Ujian Munaqosah atas persetujuan pembimbing I dan II”.

Penyampaian materi ditambahkan oleh Cucu Zenab Subarkah selaku Sekertaris Jurusan pendidikan MIPA. Cucu menyampaikan bahwa“Pemaparan materi dalam bab II skripsi harus berorientasi pada representasi kimia meliputi mikroskopik serta makroskopik. Dan hasil dalam uji kelayakan tidak hanya berupa angka namun juga data berupa dokumentasi sebagai proses uji kelayakan”. Acara selanjutnya yaitu sesi tanya jawab yang dipimpin oleh Ferli selaku moderator. Kemudian acara kuliah umum ditutup dengan do’a dan foto bersama.            

Dok. Kegiatan foto bersama mahasiswa dan jajaran dosen pendidikan kimia.

Reporter: Salsa Virginia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *