Berita

Alumni Pendidikan Kimia UIN Bandung Harumkan Almamater di Tingkat Nasional

Menjadi insan pendidikan adalah hal yang membanggakan, salah satunya adalah menjadi mahasiswa. Dan merupakan hal yang istimewa, karena insan pendidikan tidak mengenal kata mantan, bekas, eks, atau istilah yang serupa. Adapun setelah tidak lagi menjadi mahasiswa, kita akan menjadi alumni. Keberadaan alumni seringkali menjadi salah satu tolak ukur dari eksistensi sebuah almamater, baik dan buruknya alumni akan selalu dikaitkan dengan nama almamaternya, begitu pula dengan Prodi Pendidikan Kimia.

Berita baik dan membanggakan datang dari alumni Pendidikan Kimia angkatan 2013.  Kak Suhar, begitulah panggilan yang melekat pada pemilik nama Suharyadi, S.Pd sejak masih menjadi mahasiswa.  Minggu (4/2/2018), Kak Suhar berhasil membawa pulang medali emas pada salah satu ajang olimpiade nasional yaitu The National UNIMED Science Olympiad (USO) 2018 yang diselenggarakan oleh Senat Mahasiswa Universitas Negeri Medan.

The National UNIMED Science Olympiad (USO) diikuti oleh sekitar 3000 peserta, yang berasal dari   Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, dan daerah lain di Indonesia. Kategori peserta adalah guru atau pengajar. Peserta untuk kategori guru atau pengajar Kimia yakni sebanyak 30-40 orang. Merupakan hal yang luar biasa ketika seorang alumni Prodi Pendidikan Kimia dapat menjadi pemenang di ajang bergengsi ini. Melalui wawancara singkat Kak Arya menggambarkan kesannya, “Luar biasa! Ini pertama kalinya kakak ikut Olimpiade Kimia sekaligus jadi peserta termuda. Menghadapi guru-guru kimia yang sudah menjadi senior, bahkan dari sekolah unggulan menjadi motivasi tersendiri untuk menunjukan bahwa aku bisa”

Berita baik seperti datang bertubi-tubi, di bulan yang sama tepatnya 24-25 Februari, Kak Arya menjadi juara 1  di ajang Olimpiade Sains Plus se-Provinsi Sumatera Utara dan Aceh yang diselenggarakan oleh Lembaga Olimpiade Sains Plus Indonesia (LOSPI). Pesertanya adalah guru dan siswa yang  berjumlah sekitar 4000 orang, dengan peserta kategori Kimia sekitar 40 orang.

Kak Arya mengungkapkan bahwa dari 40 soal pilihan ganda, beliau menjawab 37 soal dan ternyata benar 35 soal, salah 2 soal, total poin 138. Hal ini merupakan suatu pencapaian yang begitu menginspirasi. Adapun pesan yang disampaikan Kak Arya untuk adik tingkat, “Semangat belajar! Jangan sia-siakan masa muda. Untuk almamater, kita bertekad bersama-sama memajukan nama Prodi Pendidikan Kimia”. Nah chemist mari kita bersama-sama harumkan nama Prodi Pendidikan Kimia, baik untuk mahasiswa maupun alumni. Pendidikan Kimia, Aku Bangga, Kamu Bangga, Kita Bangga. YES! [Yuniartika, 1152080084]